Drama 5 Jam Intens! : SMK Models Banyuwangi Buktikan Kualitas, Sabet Juara 2 LKS Web Technology!

Models Jurnalisme, 14 Februari 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models), Yizhar Didan Satya Saswito, berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang seleksi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang Web Technology tingkat Kabupaten Banyuwangi. Yizhar yang merupakan siswa kelas XII Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) B sekaligus anggota Ekstrakurikuler Models Jurnalisme ini sukses meraih Juara 2 dan memastikan melangkah ke tingkat provinsi.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran Rekayasa Perangkat Lunak (MGMP RPL) Kabupaten Banyuwangi ini diikuti 14 peserta SMK seluruh Kabupaten Banyuwangi dan hanya memilih dua peringkat terbaik untuk melaju ke Provinsi. Lomba berlangsung Sabtu (14/2/2026) di laboratorium komputer SMKN 1 Banyuwangi.

Tekanan 5 Jam dan Perjuangan Melawan Errornya

Lomba yang berlangsung selama kurang lebih lima jam ini menghadirkan tekanan intens bagi para peserta. Suasana dipenuhi suara ketikan keyboard yang nyaris tanpa jeda seperti ritme yang menciptakan atmosfer kompetisi yang tegang. Yizhar mengaku sempat mengalami kendala teknis pada dua jam pertama yang ia habiskan khusus untuk proses debugging.

“Pas pertama lomba aku bingung, karena ini pertama kali ikut LKS Web Technology. Tapi lama-lama bisa menyesuaikan,” ujarnya.

Masalah terbesar muncul saat sistem basis data (database) tidak berjalan normal tanpa menampilkan pesan kesalahan (error) pada framework Laravel. Setelah berdiskusi dengan pembimbing dan dua rekannya saat jeda istirahat, sholat, makan (ISHOMA) ia berhasil menganalisis logika program hingga menemukan solusi.

Dukungan yang Menjadi Kunci

Yizhar menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar kerja individu. Ia sangat mengapresiasi dukungan rekan-rekan satu timnya yang selalu memberikan bantuan saat ia menemui jalan buntu.

“Saya menang ini tidak sendiri. Teman-teman selalu support. Ketika saya bingung, mereka membantu menjelaskan langkah yang harus saya ambil,” katanya.

Penyerahan Penghargaan Lomba

Menariknya, Yizhar juga sempat menoleh kepada peserta di sampingnya yang tampak sama-sama kebingungan, yang justru membuatnya lebih fokus menyelesaikan masalahnya sendiri.

Selain itu ia juga mengatakan sempat putus asa dan ingin tidak berangkat lomba, ia merasa insecure malamnya sebelum perlombaan dia sempat diskusi dengan Bu Cici pembina Models Jurnalisme.

“Zar kamu mengalami krisis identitas, hilang arah dan kepercayaan diri, daun jatuh tidak ada yang kebetulan, sema dengan kamu ikut lomba besok semua sudah takdir. 99% semua lawanmu sudah berusaha mati-matian mempersiapkan lomba, ada 1% yang tidak boleh terlupakan apa itu kuasa Tuhan. Esensi lomba tidak hanya soal menang kalah tapi soal siapa yang mampu bertahan hingga akhir, jatuh kemudian bangkit lagi ini valuenya” ungkapnya penuh semangat.

Saat namanya diumumkan sebagai Juara 2, tepuk tangan memenuhi ruangan. Rasa pesimis yang sempat menghantui selama lomba seketika runtuh. Ia menggambarkan momen kemenangan itu seperti adegan dalam Harry Potter and the Deathly Hallows–Part 2– tokoh pertama tidak bisa menang sendirian tanpa bantuan rekan-rekannya.

Proses Panjang Sebelum Lomba

Sebelum bertanding, Yizhar telah menjalani pembinaan intensif bersama timnya. Ia menghabiskan banyak waktu di perpustakaan dan laboratorium komputer untuk simulasi proyek LKS serta saling bertukar umpan balik (feedback).

Pembimbing sekaligus Kepala Komponen Keahlian PPLG, Ade Lestiou, S.Kom., menyatakan keberhasilan ini adalah buah dari proses panjang tersebut.

“Saya bangga, terutama kepada Yizhar dan teman-teman yang selalu mendukungnya. Mereka belajar dari nol sampai bisa meraih juara tingkat kabupaten,” ungkapnya.

Ke depannya, pembinaan akan ditingkatkan dengan strategi yang lebih terarah, termasuk penempatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di perusahaan perangkat lunak (software house), agar siswa terbiasa dengan proyek industri nyata.

Dengan hasil ini, SMK Models Banyuwangi kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri digital masa kini.

One response to “Drama 5 Jam Intens! : SMK Models Banyuwangi Buktikan Kualitas, Sabet Juara 2 LKS Web Technology!”

  1. Zahrotul Janah Avatar
    Zahrotul Janah

    Terus menulis, meninggalkan jejak karya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *