Ilustrasi
Jari tertahan di ujung tombol,
menunggu cahaya dan bayang berpadu.
Dunia terus berputar tak sabar,
namun waktu bersiap menahan laju.
Klik.
Suara kecil meretakkan sunyi,
menculik napas yang hampir lenyap.
Sebuah detik mengkristal dalam sekejap,
menjadikan yang fana terasa abadi.
Senyum ringkih yang tak terulang,
satu helai tawa di ambang petang,
semua terkunci dalam batas bingkai,
menolak pudar, menolak usai.
Kamera bukan sekadar kaca dan baja,
ia adalah rumah bagi masa lalu.
Agar ketika kita tergerus usia,
ada kenangan yang tetap utuh menunggu.
Leave a Reply