Jurnalis SMK Muhammadiyah 8 Siliragung

Inovatif & Informatif

Jalan yang Terpisah

foto ilustrasi untuk web carles
(illustration)

Senja yang muram perlahan tenggelam di batas cakrawala, Membawa pergi sisa tawa kita yang kini menjadi langka.

Kita adalah sepasang cerita yang ditulis dengan tinta lara, Saling mendekap erat, namun tahu akan berpisah juga.

Dunia melarang kita untuk melangkah lebih jauh, Memaksa dua hati yang rapuh ini harus runtuh.

Setiap kenangan manis kini terasa menepis, Meninggalkan perih yang membuat malam kian menangis.

“Lepaskan aku,” bisikmu dengan suara yang bergetar, Di bawah langit malam yang tak lagi memancar.

Genggaman ini melonggar, meski hati enggan merela, Menyerah pada takdir yang tak berpihak pada kita.

Kini jalanku dan jalanmu tak lagi searah, Meninggalkan puing-puing rindu yang kian pasrah.

Namun di dalam sudut kalbu yang paling teduh, Cintamu akan tetap utuh, Bagaikan impian yang tak dapat kusentuh.

“Menunjukkan bahwa meski perpisahan itu menyakitkan, kenangan bersamanya tetap menjadi hal terindah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *