Jurnalis SMK Muhammadiyah 8 Siliragung

Inovatif & Informatif

Jejak Digital Tentukan Masa Depan, Fortasi SMK Models Tanamkan Etika Digital dan Personal Branding

,
Penyampaian Materi Oleh Maulana Affandi, S.S.,
Penyampaian Materi Oleh Maulana Affandi, S.S.,

Models Jurnalisme, 14 Juli 2026—SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models) Banyuwangi, Jawa Timur, membekali peserta didik baru dengan pemahaman tentang etika digital dan personal branding melalui kegiatan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Ed-Hotel SMK Models, Senin (13/7/2026), pukul 09.00–10.30 WIB, menghadirkan materi Etika Digital dan Personal Branding Remaja di Dunia Maya.

Materi disampaikan oleh Maulana Affandi, S.S., Founder Lintang Academy, yang mengajak peserta Fortasi memahami pentingnya menggunakan media digital secara bijak, membangun personal branding yang positif, serta menjaga jejak digital sebagai bagian dari identitas diri. Ia juga menekankan bahwa setiap unggahan, komentar, maupun interaksi di ruang digital akan membentuk citra diri yang dapat memengaruhi peluang pendidikan, karier, dan kehidupan sosial di masa depan.

Dalam sesi wawancara, Maulana Affandi menjelaskan bahwa meningkatnya penyalahgunaan media sosial di kalangan remaja menjadi alasan utama penyampaian materi tersebut. Menurutnya, pendidikan mengenai etika digital perlu diberikan sejak awal agar peserta didik mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berkarya, dan berkomunikasi secara bertanggung jawab.

“Ketika kita melihat ada fenomena yang tidak benar, sebagai manusia yang bermoral kita harus bertindak. Salah satu bentuk tindakan yang bisa saya lakukan adalah memberikan edukasi melalui pelatihan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap fenomena yang terjadi saat ini,” ujar Maulana Affandi.

Ia juga mengibaratkan etika digital seperti resep sebelum memasak. Sebelum aktif menggunakan media sosial, seseorang perlu memahami aturan dan etika agar mampu berinteraksi dengan baik serta tidak menyalahgunakan platform digital. Pemahaman tersebut menjadi bekal penting bagi remaja untuk membangun citra diri yang positif di dunia maya.

Antusiasme Peserta Fortasi Dalam Mengikuti Materi
Antusiasme Peserta Fortasi Dalam Mengikuti Materi

Menurut Maulana Affandi, remaja yang memahami etika digital akan lebih bijak dalam membuat maupun membagikan konten. Mereka tidak mudah menghina orang lain, menyebarkan informasi yang merugikan, membuka aib seseorang, ataupun mengunggah konten hanya demi mengejar popularitas. Sebaliknya, media digital dapat dimanfaatkan sebagai wadah untuk mengembangkan potensi, menunjukkan karya, dan membangun reputasi yang baik.

Melalui pembekalan ini, SMK Models berharap peserta didik baru mampu menjadi generasi yang cakap digital, berkarakter, serta memiliki personal branding yang positif. Deklarasi Budaya Digital Positif yang dilakukan bersama diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran bahwa setiap aktivitas di ruang digital akan meninggalkan jejak yang dapat memengaruhi masa depan, sehingga harus digunakan secara bijak dan penuh tanggung jawab.

PLT Pimred: Pundi
Reporter: Ariesta, Ike
PLT Editor: Chelsy
Fotografer: Levine
Layout:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *