Jurnalis SMK Muhammadiyah 8 Siliragung

Tampil Gemilang, Teatrikal Puisi Rempeg Jagapati Memukau Pengunjung Eksposisi SMK Models

,
Peserta Teatrikal Puisi Rempeg Jagapati SMK Models
Peserta Teatrikal Puisi Rempeg Jagapati

Models Jurnalisme, 28 Agustus 2026 – Pementasan budaya terasa kental dalam pagelaran Eksposisi SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models) Banyuwangi, Jawa Timur yang bertempat di Lapangan Tegalagung, Siliragung, pada Minggu, 23 Agustus 2026. Teatrikal puisi bertajuk “Rempeg Jagapati, Darah di Tanah Blambangan” tampil sebagai daya tarik utama. Pertunjukan ini menyajikan lakon sejarah yang menggabungkan seni peran, pembacaan puisi, dan iringan musik tradisional Banyuwangi.

Karya seni ini mengangkat kisah sejarah pada masa Perang Puputan Bayu tahun 1771 melalui satu sudut pandang Rempeg Jaga Pati. Sutradara pementasan, Cici Arista Devi, S.Pd., menjelaskan alasan lakon ini dipilih dan diangkat ke atas panggung.

“Kita mengambil angle nya dari sisi Jagapati. Rempeg Jagapati merupakan salah satu tokoh krusial pada Perang Puputan Bayu tahun 1771, selain itu dari pertunjukkan ini saya ingin mendirect semangat heroik dari Jagapati dengan harapan dapat memacu semangat generasi muda khususnya pelajar SMK Models” ungkap Cici.

Dalam proses produksinya, menyatukan berbagai elemen seni menjadi tantangan tersendiri. Cici Arista Devi, S.Pd. menyebutkan bahwa kesulitan utama terletak pada upaya menggabungkan alunan seni gamelan dengan aksi drama di atas panggung. Penambahan pemeran baru untuk tokoh VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) juga memerlukan penyesuaian karena pementasan ini berawal dari konsep penampilan aktor tunggal.

Untuk mendukung aksi para aktor, arahan sutradara diselaraskan secara rinci dengan tata suara. Proses bedah naskah dilakukan bersama penata musik untuk menentukan nada yang tepat pada setiap adegan, termasuk saat menyisipkan elemen tari gandrung sebagai simbol perlawanan rakyat. Sinergi ini bertujuan agar dialog dan gerak pemain menyatu dengan alur cerita sejarah yang dibawakan.

Peserta Teatrikal Puisi Rempeg Jagapati SMK Models
Teatrikal Puisi Rempeg Jagapati

Sentuhan yang memperkuat pementasan ini terletak pada komposisi musiknya. Komposer teater, Dicky Ahmad Paramuja, merancang iringan suara agar sejalan dengan konflik di dalam cerita. Dicky juga menggunakan ragam jenis musik gebyar untuk menambah suasana, memperkuat ekspresi dan juga untuk merangkai cerita.

Menyusun musik untuk teater ini memiliki tingkat kesulitan pada adegan-adegan tertentu. Dicky Ahmad Paramuja menyebutkan bahwa penyesuaian komposisi paling sulit terjadi pada adegan yang menampilkan konflik fisik.

“Untuk bagian yang menantang lebih di bagian untuk adegan-adegan perang atau adegan berkelahi,” jelasnya.

Pementasan teater di Eksposisi SMK Models ini menyajikan harmoni antara aksi teatrikal dan musik tradisional Banyuwangi secara utuh. Melalui pertunjukan tersebut, para pelaku seni berharap pementasan teater lokal ini dapat terus menginspirasi.

“Saya berharap kedepannya karya seni lokal kedaerahan, terus diminati penonton ditengah gempuran sound horeg, ” tambah sang sutradara.

PLT Pimred: Pundi
Reporter: Aurelia, Pundi
Editor: Ajria
Fotografer:
Layout:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *