
Models Jurnalisme, 20 September 2026 – SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models), Banyuwangi, Jawa Timur, bekali peserta Latihan Dasar Kepemimpinan Islam (LDKI) dengan kemampuan Public Speaking dan Personal Branding. Kedua kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi siswa dalam mengembangkan potensi diri, membangun kepercayaan diri, serta menunjang kemampuan berorganisasi. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 16 September 2026 tersebut digelar di Ballroom Ed Hotel SMK Models pada pukul 12.45–14.30 WIB.
Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Islam (LDKI) dibagi menjadi dua rangkaian kegiatan utama. Pertama, Diklat Ruang yang berlangsung pada tanggal 16–17 September 2026 di Ballroom Ed Hotel SMK Models. Kedua, dilanjutkan dengan Diklat Alam yang berlangsung pada tanggal 19–20 September 2026 bertempat di Gerbang Raung, Jambewangi, Sempu.
Materi Public Speaking dan Personal Branding disampaikan oleh Maulana Affandi, S.S., dari Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Rogojampi, dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Islam (LDKI) SMK Models. Materi ini diberikan agar para siswa mengetahui, bagaimana cara membranding organisasi dengan baik dan benar.
Maulana Affandi, S.S., menjelaskan bahwa keberanian berbicara di depan umum perlu diawali dengan pemahaman terhadap materi yang akan disampaikan. Menurutnya, seseorang akan lebih percaya diri ketika menguasai apa yang dibicarakan.
Selain Public Speaking, Maulana juga menekankan pentingnya membangun Personal Branding. Ia menyampaikan bahwa setiap orang memiliki kelebihan masing-masing, sehingga siswa yang belum merasa berprestasi bukan berarti tidak memiliki potensi. Siswa perlu mengenali dan menggali kemampuan diri untuk terus dikembangkan.

“Tidak ada manusia yang bukan siapa-siapa,” tegas Maulana.
“Semua manusia itu tercipta diberi karunia kebaikan, apapun itu. Tidak ada selalu buruk dan tidak ada selalu baik, pasti ada sisi baiknya, ada sisi positifnya,” lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa Personal Branding tidak harus berupa pencitraan atau berpura-pura sempurna. Personal Branding yang baik justru dibangun berdasarkan kelebihan dan karakter asli yang dimiliki agar tidak menjadi beban. Bagi siswa yang merasa memiliki kesan kurang baik di masa lalu, Maulana mengingatkan bahwa hal tersebut masih bisa diubah.
Melalui materi yang disampaikan di Ballroom Ed Hotel SMK Models ini, para peserta diharapkan tidak hanya berani tampil dan berbicara di depan publik, tetapi juga mampu mengenali serta mengembangkan potensi diri secara positif sebagai bekal calon pemimpin masa depan. Harapan lainnya agar mereka mampu membawa dampak positif untuk organisasi masing-masing, sekolah, dan masyarakat.
Pimred : Hilda
Reporter : Fara, Britney
Editor : Nadila
Fotografer : Fara, Britney
Layouter : Pundi





Leave a Reply