
Models Jurnalisme, 1 Oktober 2026 – SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models), Banyuwangi, Jawa Timur, anggota Models Jurnalisme (Mojoer), melanjutkan pengamatan keanekaragaman hayati melalui presentasi hasil temuan, curah pendapat, dan penyusunan kerangka ensiklopedia tanaman pada Rabu, 30 September 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00-10.00 WIB di Perpustakaan SMK Models ini merupakan bagian dari Proyek Eko-Pedia dalam rangka Semarak Musywil Ke-13 Nasyiatul ‘Aisyiyah Jawa Timur.
Sebelumnya, para siswa telah menjelajahi lingkungan sekitar sekolah untuk menemukan berbagai jenis tanaman. Setiap temuan didokumentasikan melalui foto dan pencatatan ciri-ciri tumbuhan. Mereka juga mencari informasi tambahan dari berbagai sumber untuk mengenali nama, karakteristik, serta manfaat tanaman yang ditemukan. Hasil pengamatan tersebut kemudian menjadi bahan yang dipresentasikan dan dikembangkan dalam kegiatan lanjutan.
Di tengah isu loss of biodiversity atau hilangnya keanekaragaman hayati yang menjadi perhatian global, pengenalan terhadap lingkungan terdekat menjadi langkah awal untuk membangun kepedulian. Berkurangnya keanekaragaman makhluk hidup dapat memengaruhi keseimbangan ekosistem. Melalui kegiatan ini, para jurnalis muda SMK Models diajak untuk lebih peka terhadap keberadaan berbagai jenis tumbuhan yang mungkin selama ini luput dari perhatian.
Pembina Models Jurnalisme sekaligus Sekretaris PCNA Siliragung, Cici Arista Devi, S.Pd., menyampaikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak selalu diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih. Menurutnya, mengamati lingkungan, mendokumentasikan temuan, hingga menyebarkan informasi juga merupakan bentuk aksi nyata yang dapat dilakukan oleh seorang jurnalis.
“Kita melakukan pengamatan kemudian dituliskan, itu adalah salah satu bentuk untuk melakukan aksi lingkungan versi jurnalis,” jelasnya.

Hasil pengamatan tersebut selanjutnya dikembangkan menjadi tulisan berbentuk Laporan Hasil Observasi (LHO) yang dikemas dengan bahasa ringan dan menarik agar mudah dipahami pembaca. Karya ini merupakan bagian dari Proyek Eko-Pedia (Ekoliterasi dan Ensiklopedia Keanekaragaman Hayati) bertema “Dari Lensa Menjadi Legasi: Rekam Flora Sekolah, Lawan Loss of Biodiversity.” Melalui konsep ensiklopedia tanaman, setiap tulisan akan memuat informasi mengenai karakteristik dan manfaat tumbuhan yang ditemukan di lingkungan sekolah.
Dalam proses pengembangannya, para siswa melakukan curah pendapat (brainstorming) untuk bertukar gagasan dan menyusun kerangka penulisan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam merancang ensiklopedia agar informasi yang disajikan tersusun secara sistematis sekaligus tetap menarik bagi pembaca.
Karya ensiklopedia tanaman ini direncanakan untuk diterbitkan melalui media sekolah dan dibukukan sebagai karya edukatif. Terkait waktu publikasi, rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan. Cici Arista Devi, S.Pd. juga menyebutkan, bahwa ensiklopedia tanaman berpotensi menjadi karya lanjutan setelah Mojoer mengangkat cerpen tiga paragraf (pentigraf) sebagai salah satu karya pada tahun ini.
“Tahun ini pentigraf, mungkin tahun depan kita bisa buat ensiklopedia itu tadi,” ungkapnya.
Melalui Proyek Eko-Pedia, jurnalis muda SMK Models berupaya menghadirkan cerita dari lingkungan sekitar yang kerap terabaikan. Dari sehelai daun hingga beragam jenis tanaman yang tumbuh di halaman sekolah, setiap temuan menjadi bagian dari upaya mengenali kekayaan hayati sekaligus menyebarkan kesadaran tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam.
Pimred : Hilda
Reporter : Lutfi, Pundi
Editor : Ajria
Fotografer : Karisa
Layout : Pundi






Leave a Reply