
Models Jurnalisme, 19 Juli 2026 – Guna menumbuhkan minat baca sejak dini, Ekstrakurikuler Models Jurnalisme SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models) Banyuwangi, Jawa Timur menggelar kegiatan open booth literasi di depan perpustakaan sekolah pada pukul 09.00–10.00 WIB. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian Forum Ta’aruf Siswa (Fortasi), Sabtu–Rabu, 11–15 Juli 2026. Kegiatan tersebut bertujuan menyambut siswa baru sekaligus mengenalkan dunia literasi melalui media informasi dan karya tulis kreatif.
Booth Jurnalistik SMK Models tampak ramai dikunjungi peserta Fortasi. Berbagai hasil karya jurnalistik, mulai dari foto kegiatan anggota, artikel berita karya anggota Jurnalistik SMK Models, dan juga novel-novel yang menarik, dipajang dengan rapi sehingga menarik perhatian siswa baru. Anggota ekskul juga menyambut setiap pengunjung dengan ramah, menjelaskan berbagai kegiatan yang dilakukan selama bergabung di ekskul, serta mengajak mereka membaca karya yang dipamerkan. Suasana yang interaktif dan penuh antusiasme membuat banyak siswa berhenti sejenak untuk melihat, bertanya, bahkan menunjukkan ketertarikan untuk bergabung.
Pembina Ekstrakurikuler Models Jurnalisme, Cici Arista Devi, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar agar siswa baru terbiasa dengan dunia literasi. Dengan menempatkan booth di jalur yang ramai dilalui peserta Fortasi, tim Jurnalistik berupaya memantik rasa penasaran siswa agar tertarik membaca.
“Ini adalah ikhtiar kami agar literasi menjadi kebiasaan bagi siswa SMK Models. Kami menyadari bahwa setiap usaha memiliki peluang keberhasilan yang beragam, namun langkah kecil ini merupakan komitmen kami untuk melawan tren penurunan literasi di Indonesia,” ungkap Cici Arista Devi.
Kepala SMK Models, Rudy Agus Setiawan, S.T., memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, peran Ekstrakurikuler Models Jurnalisme sangat penting dalam membantu siswa baru meningkatkan kemampuan literasi yang mendukung proses pembelajaran, baik pada mata pelajaran normatif maupun adaptif. Ia juga mengapresiasi konsistensi ekskul dalam mengelola media sosial dan website sekolah sebagai sarana penyebaran informasi bagi warga sekolah.

“Mengingat waktu aktif siswa dalam organisasi cukup singkat sebelum memasuki Praktik Kerja Lapangan (PKL), regenerasi harus dilakukan dengan cepat. Kegiatan open booth ini diharapkan mampu menjaring anggota baru yang memiliki semangat tinggi dalam menggerakkan literasi di SMK Models ke depannya,” pungkas Rudy Agus Setiawan.
Melalui kegiatan tersebut, Jurnalistik SMK Models optimistis benih kecintaan terhadap literasi telah mulai disemai di kalangan siswa baru. Selain menjadi sarana promosi ekstrakurikuler, open booth ini juga menjadi wadah untuk menunjukkan bahwa membaca, menulis, dan menyampaikan informasi merupakan keterampilan penting yang dapat membentuk karakter, meningkatkan kreativitas, serta mendukung prestasi siswa pada masa depan.





Leave a Reply