Jurnalis SMK Muhammadiyah 8 Siliragung

Sebelum Kita Menjadi “Kita”

Pasangan Menikmati Sore
Ilustrasi
Aku mencintaimu,
hanya saja aku ingin berjalan perlahan.

Ada banyak hal dalam diriku
yang masih perlu kupahami,
banyak luka yang perlu kutata,
dan banyak ketakutan
yang harus kuhadapi sendiri.

Bukan berarti aku ingin menjauh.
Aku hanya ingin memberiku waktu
untuk tumbuh dan berproses.

Karena jika suatu hari
kita benar-benar menjadi “kita”,
aku ingin datang kepadamu
dengan hati yang lebih siap—
bukan sekadar karena takut kehilangan,
tetapi karena aku telah belajar
mencintai tanpa kehilangan diriku sendiri.

Jadi, untuk sekarang,
biarkan aku berjalan sedikit lebih lambat.
Aku masih mencintaimu,
aku hanya sedang belajar
menjadi seseorang yang pantas
untuk cinta yang ingin kita perjuangkan.

Untuk sekarang,
aku fokus mengejar mimpiku dulu, ya.
Perihal kamu, biarlah waktu yang menjawab.
Semoga langkah kita membawa kita
bertemu kembali di masa depan,
di waktu yang lebih baik
dan dengan diri yang lebih siap.

Doakan usahamu,
usahakan doamu,
dan jika masih ada ruang untukku
di antara doa dan perjuanganmu,
usahakanlah diriku.

Sebab aku pun akan berusaha
menjadi seseorang
yang suatu hari nanti
layak untuk kembali menemukanmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *