Jurnalis SMK Muhammadiyah 8 Siliragung

SMK Models Gelar Kegiatan Industri Mengajar Barista, Bekali Siswa APH dan UPW Keterampilan Standar Hotel

,
Pemberian materi kepasa siswa siswi smk models
Pemberian Materi

Models Jurnalisme, 19 Agustus 2026 — SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models) Banyuwangi, Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan siap kerja. Pada Sabtu 8 Agustus 2026, sekolah menyelenggarakan kegiatan Industri Mengajar yang difokuskan pada keahlian barista untuk siswa jurusan Perhotelan (APH) serta Usaha Layanan Pariwisata (ULP/UPW).
Bertempat di Models Cafe unit usaha berbasis Teaching Factory (Tefa) milik sekolah, kegiatan ini menghadirkan pelatihan pembuatan kopi dan mocktail yang dipandu langsung oleh barista cafe.

Pelatihan terbagi ke dalam tiga sesi intensif sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB guna memastikan seluruh peserta mendapatkan pengalaman praktik secara maksimal. Setiap sesinya mengupas variasi menu yang berbeda, mulai dari latte dan milkshake, vietnam drip dan rainbow mojito, hingga teknik manual brew coffee V60 serta orange mix lychee mocktail. Seluruh variasi menu tersebut dipilih untuk memperkaya wawasan serta keahlian peserta di bidang racikan minuman.

Skema pembagian sesi tersebut dirancang secara terstruktur agar pembelajaran berjalan interaktif dan efektif. Dengan jumlah peserta yang terbagi proporsional, para siswa dapat mengamati demonstrasi narasumber secara cermat. Mereka juga bisa langsung mempraktikkan tahapan pembuatan minuman tanpa harus menunggu giliran terlalu lama.

Siswa siswi SMK Models penerima materi
Siswa Siswi Penerima Materi

Mery Citra Rukmana, ST. Par. menjelaskan bahwa keterampilan barista dan penguasaan product knowledge sangat krusial bagi siswa APH maupun ULP sebelum mereka terjun ke dunia kerja atau Praktek Kerja Lapangan (PKL). Bagi siswa APH, pelatihan ini menjawab tingginya minat di bidang tata hidang dan penyajian beverage di hotel maupun restoran. Sementara bagi siswa ULP, pemahaman mendalam terkait komposisi bahan hingga racikan minuman menjadi modal penting saat mendampingi dan memberikan pelayanan terbaik (service excellence) kepada wisatawan, khususnya tamu asing.
Harapan besar disematkan agar seusai pelatihan ini, para siswa tidak sekadar mengenal jenis minuman, tetapi juga mahir meraciknya dengan takaran, suhu air, dan kualitas bahan yang tepat.

“Siswa tidak hanya tahu jenis minuman, tetapi juga mampu membuatnya dengan memahami kualitas, kuantitas bahan, takaran, dan suhu air,” ujar Bu Mery.

Selain mengasah teknik meracik, kegiatan ini juga menekankan penguasaan teknik service di lapangan. Salah satu keterampilan yang diajarkan adalah kemampuan menjaga keseimbangan nampan (balancing tray) saat menyajikan minuman kepada pelanggan. “Harapannya siswa menguasai product knowledge secara utuh serta siap secara mental dan teknis saat menjalani PKL nanti,” ujar Bu Mery.

Melalui program Industri Mengajar ini, SMK Models menegaskan perannya dalam menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan standar industri modern. Langkah nyata ini diambil untuk memastikan para siswa memiliki daya saing tinggi saat terjun ke dunia profesional. Komitmen tersebut sekaligus menjadi bukti kesiapan sekolah dalam mencetak lulusan yang mahir dan terampil.

PLT Pimred : Pundi
Reporter : Aurel
Editor : Ajria
Fotografer : Models Media Center
Layouter :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *