Jurnalis SMK Muhammadiyah 8 Siliragung

Inovatif & Informatif

Bersama Membangun Budaya Hidup Sehat, Fortasi SMK Models Gelar Penyuluhan Kesehatan Remaja

,
Penyampaian Materi Oleh dr. Yulius Roni Satrio
Penyampaian Materi Oleh dr. Yulius Roni Satrio

Models Jurnalisme 17 Juli 2026 — Sebanyak 550 calon siswa baru mengikuti kegiatan Sosialisasi Kesehatan Remaja sebagai bagian dari rangkaian pengenalan lingkungan sekolah di SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models), Banyuwangi, Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (13/7/2026), pukul 12.00 WIB hingga selesai, di Ballroom Ed-Hotel SMK Models ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik, kesehatan mental, serta menerapkan pola hidup sehat sejak dini.

Kegiatan tersebut menghadirkan dr. Yulius Roni Satrio sebagai narasumber utama. Turut mendampingi dalam kegiatan ini, dr. Hanien, dr. Hamami, dr. Inneke, dr. Firman A., dr. Komang H.S., dr. Edi Nurcahyo, dan dr. Dwi Ratno sebagai tim tenaga kesehatan yang berpartisipasi dalam pelaksanaan sosialisasi.

Dalam penyampaiannya, dr. Yulius Roni Satrio menjelaskan bahwa masa remaja merupakan tahap penting yang membutuhkan perhatian serta pengendalian diri. Remaja diimbau untuk menjauhi berbagai perilaku berisiko, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan kebiasaan merokok yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan maupun masa depan.

Siswa Baru SMK Models
Penyampaian Pendapat Dari Salah Satu Siswa Baru

“Remaja adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, mereka harus mampu menjaga kesehatan, menjauhi pergaulan yang berisiko, serta mengutamakan pendidikan agar dapat meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik,” ujar dr. Yulius Roni Satrio.

Selain itu, dr. Yulius Roni Satrio juga mengingatkan pentingnya memiliki tujuan hidup yang jelas. Remaja diajak mengisi waktu dengan kegiatan positif, seperti berolahraga, mengikuti kegiatan sekolah, memperbanyak ibadah, serta membangun lingkungan pertemanan yang baik.

Dalam sosialisasi tersebut juga dibahas mengenai anemia pada remaja. Berdasarkan hasil survei yang disampaikan, sekitar 25% remaja mengalami anemia. Kondisi ini dipengaruhi oleh pola makan yang tidak teratur, kurangnya konsumsi makanan bergizi, sering begadang, kurang berolahraga, serta kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji.

Sesi Foto Bersama
Sesi Foto Bersama

“Anemia dapat dicegah dengan membiasakan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memenuhi kebutuhan zat besi, berolahraga secara rutin, and mengatur waktu istirahat dengan baik,” tambah dr. Yulius Roni Satrio.

Melalui kegiatan ini, SMK Models berharap 550 calon siswa baru mampu membangun budaya hidup sehat sehingga menjadi generasi SMK yang unggul, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan.

PLT Pimred: Pundi
Reporter: Ariesta, Ike
Editor: Chelsy
Fotografer: Levine
Layout:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *