(illustration)
Di sudut kelas yang sunyi,
tersimpan cerita yang tak lagi terulang.
Meja-meja menjadi saksi,
tentang tawa yang pernah pulang.
Langkah kaki di lorong sekolah,
kini hanya gema yang samar.
Dulu riuh penuh canda,
sekarang tinggal bayang yang pudar.
Di balik papan tulis yang usang,
terukir mimpi-mimpi sederhana.
Tentang masa depan yang luas,
dan harapan yang terus menyala.
Sahabat yang pernah bersama,
berjalan menuju arah berbeda.
Namun kenangan tak pernah pergi,
ia tinggal dalam jiwa.
Waktu pun terus berlari,
membawa hari-hari menjauh.
Namun kenangan yang tertinggal,
akan selalu hidup… tak pernah rapuh.
Leave a Reply