
Models Jurnalisme, 20 September 2026– SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models), Banyuwangi, Jawa Timur menghadirkan materi Manajemen Kepemimpinan Islam sebagai salah satu rangkaian kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Islam (LDKI), Rabu, 16 September 2026. Kegiatan yang diikuti oleh 80 siswa dari berbagai ekstrakurikuler dan intrakurikuler tersebut dilaksanakan setelah salat Isya di Masjid Ar-Rahmah dan selesai sekitar pukul 20.00 WIB.
Materi tersebut menjadi bagian dari upaya SMK Models dalam memberikan bekal kepemimpinan kepada siswa, khususnya mereka yang aktif dalam berbagai organisasi di sekolah. Melalui materi ini, siswa diajak memahami nilai-nilai dan karakter yang perlu dimiliki seorang pemimpin dalam perspektif Islam.
Imam Saiful Islam, S.Pd. selaku Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Siliragung sekaligus pemateri pada malam itu, menyampaikan pentingnya pengetahuan dan wawasan bagi seorang pemimpin. Menurutnya, siswa perlu memiliki kemauan untuk terus belajar dan menuntut ilmu sebagai salah satu cara mempersiapkan diri menjadi pemimpin.
“Jadi, salah satu cara menjadi pemimpin adalah punya pengetahuan dan wawasan yang luas. Dan itu diperoleh lewat senang belajar, senang membaca. Makanya, salah satu syarat tadi Bapak ingin sampaikan, syarat pemimpin adalah cerdas, pinter. Jadi harus apa? Tidak bosan, tidak mau berhenti untuk menuntut ilmu, mencari ilmu sebanyak-banyaknya,” jelas Imam Saiful Islam, S.Pd.
Selain pengetahuan, pengalaman juga menjadi bagian dari proses pembentukan seorang pemimpin. Imam Saiful Islam, S.Pd. menjelaskan bahwa pengalaman bukan menjadi faktor penentu seseorang untuk menjadi pemimpin karena pengalaman dapat diperoleh seiring berjalannya proses kepemimpinan. Seseorang yang belum memiliki pengalaman tetap dapat menjadi pemimpin selama memiliki kecakapan dan memenuhi syarat sebagai pemimpin.
Materi Manajemen Kepemimpinan Islam juga membahas empat sifat karakter seorang pemimpin dalam Islam, yaitu amanah, fatonah, tabligh, dan sidik. Keempat sifat tersebut berkaitan dengan sikap dapat dipercaya, kecerdasan, kemampuan menyampaikan dan berkomunikasi, serta kejujuran.

Kemampuan berkomunikasi juga menjadi salah satu hal yang ditekankan dalam materi. Seorang pemimpin perlu mampu berkomunikasi dengan masyarakat maupun anggota organisasi.
“Yang ketiga, tabligh, menyampaikan, pinter berkomunikasi. Makanya seorang pemimpin itu juga harus jago public speaking. Bagaimana berkomunikasi dengan masyarakat umum, anggotanya secara umum,” ungkap Imam Saiful Islam, S.Pd.
Melalui materi tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai kepemimpinan, tetapi juga bekal untuk menerapkan nilai-nilai Islam dalam menjalankan tanggung jawab di organisasi. Hal ini sejalan dengan pelaksanaan LDKI yang menjadi wadah bagi siswa untuk belajar, berproses, dan mengembangkan kemampuan kepemimpinan.
Dengan adanya materi Manajemen Kepemimpinan Islam, SMK Models berupaya menanamkan pemahaman bahwa menjadi pemimpin bukan hanya tentang memiliki jabatan, tetapi juga tentang proses belajar, membangun karakter, dan mampu menjalankan tanggung jawab dengan baik. Diharapkan, bekal tersebut dapat menjadi dasar bagi siswa dalam menjalankan peran mereka di berbagai organisasi dan lingkungan sekolah.
PLT Pimred: Pundi
Reporter: Hafis, Aurel
Editor: Hilda
Fotografer: Models Media Center
Layouter: Adit





Leave a Reply