Jurnalis SMK Muhammadiyah 8 Siliragung

Inovatif & Informatif

“Sekolah yang Tumbuh di Dalam Kepala”

WhatsApp Image 2026 05 17 at 17.12.30
Aku tak menemukan sekolah
di bangunan tinggi berderet jendela,
melainkan di kepalaku sendiri—
tempat tanya tumbuh seperti lumut
di batu yang lama diam.

Di sana, guru bukan hanya manusia,
melainkan angin yang membalik halaman,
bayangan yang diam-diam mengajari arti terang,
dan kesalahan yang duduk paling depan
tanpa pernah diusir.

Papan tulisnya adalah langit,
kapurnya awan yang mudah hilang,
setiap coretan tak pernah tetap—
sebab ilmu tak suka dibekukan
dalam satu jawaban.

Aku belajar dari jatuh yang berulang,
dari diam yang panjang,
dari kata “tidak tahu”
yang justru membuka pintu
ke seribu kemungkinan baru.

Tak ada bel pulang di sini,
tak ada ujian yang selesai sekali,
karena pendidikan adalah perjalanan sunyi
yang terus berjalan
meski kaki kita berhenti.

Dan ketika dunia bertanya,
“Di mana sekolahmu?”
aku hanya tersenyum pelan—
sebab ia tumbuh diam-diam,
hidup,
di dalam kepalaku sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *